siapa yang tak mengenal sepakbola? hampir seluruh orang tau apa itu olahraga yang dominan menggunakan gerak kaki tersebut. Termasuk di Negara berkembang seperti Indonesia, sepakbola di indonesia bagaikan warisan dari para leluhur mereka, sepakbola di indonesia telah mendarah daging. Fanatisme rakyat Indonesia akan adanya sepakbola tidak bisa dipungkiri, maka dari itu banyak pengusaha-pengusaha sukses yang mulai bergeliut di dunia industri sepakbola. Riset membuktikan, lebih dari 60% rakyat Indonesia lebih menyukai olahraga sepakbola dibandingkan dengan olahraga yang lainnya.
pada kesempatan kali ini dan untuk pertama kalinya, saya membuat blog tentang fanatisme sepakbola di indonesia. Fanatisme dan animo masyarakat Indonesia akan sepakbola sudah bisa dibilang sampai MELUMPUHKAN LOGIKA. Banyak orang rela menyisihkan sebagian waktunya hanya untuk menonton pertandingan yang selama 45x2 menit tersebut. Bahkan, banyak orang" yang rela sampai mengorbankan pekerjaan, keluarga, dan waktu istirahat mereka hanya untuk mendapatkan tiket pertandingan dan menonton klub kebanggaan mereka di stadion.
Karena fanatisme dan animo masyarakat Indonesia terlalu kuat, hal positif dan negatifpun dan bisa dipungkiri. Hal-hal positifnya yaitu antara lain: kekompakan masyarakat luas teruji dalam hal menjadi suporter klub sepakbola, kreatifitas antar suporter klub sepakbola mulai terbentuk, dan hal-hal positif lainnya. Sedangkan hal negatifnya yaitu, akibat fanatisme masyarakat Indonesia terlalu kuat, banyak suporter yang mudah tersinggung dengan kata-kata yang sebenarnya tak sampai menjadi masalah besar, apalagi sekarang diperparah oleh media-media berita yang tidak bertanggung jawab dengan menyebarkan berita-berita hoax yang dapat memicu pertikaian antar suporter di Indonesia, akibatnya tersebut, banyak klub-klub yang disinggung mengatasnamakan klub lain menjadi rival, sebut saja rival antara suporter PERSIJA JAKARTA (The Jak Mania) dengan suporter PERSIB BANDUNG (Bobotoh dan Viking).
sumber: https://scontent-sin6-2.cdninstagram.com/vp/5cd2b03070a212aef8e25431b6280899/5CC37BD3/t51.2885-15/e35/46462168_2242394949415727_4536424073843965952_n.jpg?_nc_ht=scontent-sin6-2.cdninstagram.com&ig_cache_key=MTk0NjU1NzQ3MDkxOTc1MTgzNA%3D%3D.2
saya akan menjelaskan bagaimana suporter kedua klub tersebut yang awalnya menjadi sahabat pertamakalinya sampai menjadi rival abadi. Pada saat pertandingan antara Persib Bandung menjamu Persija Jakarta di Stadion Siliwangi, Bandung pada tanggal 20 Juli 2008 pada musim ISL 2008/09. Suporter dari kedua klub tersebut datang ke Stadion Siliwangi, karena kapasitas stadion untuk menampung suporter sangat sedikit, dan hanya dapat menampung setengah dari suporter Persib, suporter Persija-pun tidak dapat memasuki Stadion Siliwangi, sekitar 7000 Jak Mania sia-sia datang ke Bandung karena tidak dapat menyaksikan langsung tim kebanggaannya berlaga. Pengurus-pengurus dari Bobotoh telah menghimbau agar Jak Mania tidak masuk ke stadion. Pihak Bobotoh bukan bermaksud melarang Jak Mania tidak menyaksikan Partai Klasik tersebut, tetapi karena stadion telah dipenuhi oleh Bobotoh, sampai-sampai penontong membludak sampai di pinggir lapangan, maka dari itu , kawan-kawan dari Jak Mania tidak di perkenankan untuk menonton pertandingan tersebut karena tidak mendapatkan jatah kuota di tribun Stadion Siliwangi. Karena ada kesalahpahaman dan adanya provokator, rekan-rekan Jak Mania menganggap dan menuduh Persib Bandung dengan sengaja tidak memberikan rekan-rekan Jak Mania untuk menonton pertandingan tersebut dan juga ada kericuhan di luar stadion antara Bobotoh dengan Jak Mania yang saling bentrok dengan melempar batu, kayu dan bahan keras lainnya sampai bakar-bakaran kendaraan mulai dari roda 2 hingga minibus, maka sejak hari tersebut hubungan antara Bobotoh dengan The Jak Mania tidak harmonis dan boleh dikatan telah menjadi rival abadi.

sumber: https://i.ytimg.com/vi/RZeC7NwLitE/hqdefault.jpg
Setiap kali kedua tim tersebut bertemu, pasti selalu ada kerusuhan dan kericuhan, baik didalam maupun diluar stadion, Bahkan sampai memakan korban jiwa. Bukan hanya rivalitas kedua tim tersebut Bonek Mania (PERSEBAYA SURABAYA) dengan Aremania (AREMA MALANG), Brajamusti (PSIM JOGJAKARTA) dengan Pasoepati (PERSIS SOLO/SURAKARTA), dan lain-lain juga merupakan tim-tim dengan rivalitas suporter yang sama namun berbeda sejarah. Sekian artikel pertama dari saya, saya ucapkan terimakasih sudah membacanya:D

ππ
BalasHapusSemenjak saya baca artikel ini saya bisa mengeluarkan tendangan wikwik
BalasHapusNice kak π⚽
BalasHapusMantep kakπ
BalasHapusMantulllπ
BalasHapusBener juga tuh✊
BalasHapusπ
BalasHapusKerennππ
BalasHapusSemenjak baca ini saya menjadi suka sama
BalasHapusSikulit bundar min
Mantap kik π
BalasHapusSetuju banget ka
BalasHapusmantul kak
BalasHapusHmm, jadiiii
BalasHapusπππ
BalasHapusKeraad
BalasHapusKeren
BalasHapusNice kak
BalasHapusKerenππ
BalasHapusWaw
BalasHapuscara biar ga trus ada kerusuhan gmn bro
BalasHapusππ
BalasHapus