Rabu, 23 Januari 2019

MENGENAL KULTUR SUPPORTER YANG ADA DI INDONESIA

Selamat bertemu lagi viscazer!
pada kesempatan kedua ini saya akan membahas tentang dunia supporter sepakbola yang ada di dunia, khususnya di indonesia. Penasaran? okesiaap mari kita bahas bersama...

Mungkin kalian sudah tidak asing lagi mendengar kata suporter. Ya, mereka ada sekumpulan orang-orang yang memberi dukungan untuk membakar semangat pahlawan mereka yang bertanding di lapangan. Banyak orang menyimpulkan suporter sepakbola yang ada di Indonesia merupukan sekumpulan orang-orang yang tidak mempunyai pekerjaan, orang-orang yang tak berakhlak, yang sukanya membuat keributan yang tidak jelas. Padahal, mereka yang tidak mengenal dunia suporter merupakan orang yang tidak tau apa-apa, yang tidak mengenal suporter dari dalam, mereka hanya menilai suporter dari covernya saja. Seperti pepatah mengatakan, "Don't judge the book, by the cover". Mungkin seperti itu.. Kadang kala, ucapan mereka tersebut memang benar wkwkwk.

Membahas tentang dunia suporter sepakbola, ada beberapa jenis kultur suporter dalam dunia sepakbola. Nah, Jenis-jenisnya yaitu:

1."HOOLIGAN CULTURE" atau lebih dikenal dengan kultur yang mensuport kebanggaan mereka dengan cara menyerang lawan mereka, seperti baku hantam, bentrok, dan lain-lain, tidak tanggung-tanggung kultur ini juga bisa membuat lawannya tidak berdaya dan hingga meninggal. Di Indonesia, sudah banyak orang-orang yang menerapkan kultur tersebut namun ada yang enggan menyebut dirinya hooligan, dan ada yang cuma numpang eksis di sosial media yang menyebut dirinya hooligan. Kultur ini biasanya terkenal di kalangan suporter yang mempunyai rivalitas tinggi seperti pada artikel yang sebelumnya sudah pernah saya bahas.
Hasil gambar untuk indonesian hooligan


2."ULTRAS CULTURE" atau lebih dikenal dengan suporter yang lebih menjunjung tinggi kreatifitas ketimbang hal" lainnya. Kreatifitas disini maksudnya yaitu seperti: membuat Koreografi 2D, 3D, maupun 4D, bernyanyi dengan chant-chant yang lebih berkelas dan kebanyakan kultur ultras juga suka membakar flare atau smokebomb di dalam stadion.
Hasil gambar untuk ultras pyro show northsideboys

3."MANIA CULTURE" , kultur ini memang sedikit sama dengan kultur ultras namun kultur ini lebih menekankan pada kekompakan pada gerakan tubuh seperti gerakan tangan melambai mengikuti lantungan lagu yang dinyanyikannya, chantnya pun lebih mengkopi dari berbagai lagu pop namun, dirubah liriknya sesuai dengan bahasa dan keinginan arrangernya dan yang paling mudah dibedakan yaitu cara mereka berpakaian, mereka pati akan menggunakan jersey klub kebanggaan mereka saat mendukung didalam stadion.
Hasil gambar untuk the jak mania full oren

4."CASUAL CULTURE" , kultur ini merupakan perpaduan dari ketiga kultur diatas tadi namun yang paling menjadi ciri khasnya yaitu dalam berpakaian, suporter yang menganut Casual Culture akan menggunakan pakaian yang berlabel mewah, berharga mahal, dan bekualitas. Kultur ini merupakan kultur khas budaya barat yang kebanyakan kultur ini dipergunakan untuk menyamarkan diri mereka saat menonton laga tandang di stadion lawan, untuk menghindari kecaman dari para hooligan yang menyerang mereka, dengan berpakaian yang serba mahal dan jauh dari atribut klub, suporter lawan akan mengira orang tersebut merupakan orang luar yang hanya ingin menonton tanpa melakukan aksi-aksi anarkis terhadap tim lawan.
Hasil gambar untuk flower city casual persib



Nah, sekian pemaparan tentang kultur-kultur suporter yang ada di Indonesia (yang saya ketahui), dan saya mengucapkan terimakasih banyak untuk viscazer yang telah membacanya:D

Selasa, 22 Januari 2019

SEPAKBOLA MELUMPUHKAN LOGIKA

      siapa yang tak mengenal sepakbola? hampir seluruh orang tau apa itu olahraga yang dominan menggunakan gerak kaki tersebut. Termasuk di Negara berkembang seperti Indonesia, sepakbola di indonesia bagaikan warisan dari para leluhur mereka, sepakbola di indonesia telah mendarah daging. Fanatisme rakyat Indonesia akan adanya sepakbola tidak bisa dipungkiri, maka dari itu banyak pengusaha-pengusaha sukses yang mulai bergeliut di dunia industri sepakbola. Riset membuktikan, lebih dari 60% rakyat Indonesia lebih menyukai olahraga sepakbola dibandingkan dengan olahraga yang lainnya. 

     pada kesempatan kali ini dan untuk pertama kalinya, saya membuat blog tentang fanatisme sepakbola di indonesia. Fanatisme dan animo masyarakat Indonesia akan sepakbola sudah bisa dibilang sampai MELUMPUHKAN LOGIKA. Banyak orang rela menyisihkan sebagian waktunya hanya untuk menonton pertandingan yang selama 45x2 menit tersebut. Bahkan, banyak orang" yang rela sampai mengorbankan pekerjaan, keluarga, dan waktu istirahat mereka hanya untuk mendapatkan tiket pertandingan dan menonton klub kebanggaan mereka di stadion. 

     Karena fanatisme dan animo masyarakat Indonesia terlalu kuat, hal positif dan negatifpun dan bisa dipungkiri. Hal-hal positifnya yaitu antara lain: kekompakan masyarakat luas teruji dalam hal menjadi suporter klub sepakbola, kreatifitas antar suporter klub sepakbola mulai terbentuk, dan hal-hal positif lainnya. Sedangkan hal negatifnya yaitu, akibat fanatisme masyarakat Indonesia terlalu kuat, banyak suporter yang mudah tersinggung dengan kata-kata yang sebenarnya tak sampai menjadi masalah besar, apalagi sekarang diperparah oleh media-media berita yang tidak bertanggung jawab dengan menyebarkan berita-berita hoax yang dapat memicu pertikaian antar suporter di Indonesia, akibatnya tersebut, banyak klub-klub yang disinggung mengatasnamakan klub lain menjadi rival, sebut saja rival antara suporter PERSIJA JAKARTA (The Jak Mania) dengan suporter PERSIB BANDUNG (Bobotoh dan Viking).
Hasil gambar untuk foto jakmania nobar dengan bobotoh foto lawsas
sumber: https://scontent-sin6-2.cdninstagram.com/vp/5cd2b03070a212aef8e25431b6280899/5CC37BD3/t51.2885-15/e35/46462168_2242394949415727_4536424073843965952_n.jpg?_nc_ht=scontent-sin6-2.cdninstagram.com&ig_cache_key=MTk0NjU1NzQ3MDkxOTc1MTgzNA%3D%3D.2


      saya akan menjelaskan bagaimana suporter kedua klub tersebut yang awalnya menjadi sahabat pertamakalinya sampai menjadi rival abadi. Pada saat pertandingan antara Persib Bandung menjamu Persija Jakarta di Stadion Siliwangi, Bandung pada tanggal 20 Juli 2008 pada musim ISL 2008/09. Suporter dari kedua klub tersebut datang ke Stadion Siliwangi, karena kapasitas stadion untuk menampung suporter sangat sedikit, dan hanya dapat menampung setengah dari suporter Persib, suporter Persija-pun tidak dapat memasuki Stadion Siliwangi, sekitar 7000 Jak Mania sia-sia datang ke Bandung karena tidak dapat menyaksikan langsung tim kebanggaannya berlaga. Pengurus-pengurus dari Bobotoh telah menghimbau agar Jak Mania tidak masuk ke stadion. Pihak Bobotoh bukan bermaksud melarang Jak Mania tidak menyaksikan Partai Klasik tersebut, tetapi karena stadion telah dipenuhi oleh Bobotoh, sampai-sampai penontong membludak sampai di pinggir lapangan, maka dari itu , kawan-kawan dari Jak Mania tidak di perkenankan untuk menonton pertandingan tersebut karena tidak mendapatkan jatah kuota di tribun Stadion Siliwangi. Karena ada kesalahpahaman dan adanya provokator, rekan-rekan Jak Mania menganggap dan menuduh Persib Bandung dengan sengaja tidak memberikan rekan-rekan Jak Mania untuk menonton pertandingan tersebut dan juga ada kericuhan di luar stadion antara Bobotoh dengan Jak Mania yang saling bentrok dengan melempar batu, kayu dan bahan keras lainnya sampai bakar-bakaran kendaraan mulai dari roda 2 hingga minibus, maka sejak hari tersebut hubungan antara Bobotoh dengan The Jak Mania tidak harmonis dan boleh dikatan telah menjadi rival abadi. 
Hasil gambar untuk foto kerusuhan viking thejak
sumber: https://i.ytimg.com/vi/RZeC7NwLitE/hqdefault.jpg


     Setiap kali kedua tim tersebut bertemu, pasti selalu ada kerusuhan dan kericuhan, baik didalam maupun diluar stadion, Bahkan sampai memakan korban jiwa. Bukan hanya rivalitas kedua tim tersebut Bonek Mania (PERSEBAYA SURABAYA) dengan Aremania (AREMA MALANG), Brajamusti (PSIM JOGJAKARTA) dengan Pasoepati (PERSIS SOLO/SURAKARTA), dan lain-lain juga merupakan tim-tim dengan rivalitas suporter yang sama namun berbeda sejarah. Sekian artikel pertama dari saya, saya ucapkan terimakasih sudah membacanya:D